Search
Reservasi & Bantuan +62 811 6602 898 - +62 812 6602 898

Pantai Kapo Kapo

Pantai Kapo Kapo

Pantai Kapo Kapo

Salah satu pesona alam yang tersembunyi adalah Pantai Kapo Kapo yang terletak di kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. Keindahan pulau ini masih asri karena belum banyak tersentuh. Pantai ini berada di sebelah barat, sudah berpenghuni dan sudah ada aliran listrik. Untuk mencapai pantai ini harus menaiki speed boat dari Dermaga Tarusan, diperlukan waktu sekitar setengah jam untuk mencapai lokasi ini.

Hanya ada 9 Kepala Keluarga yang menetap di Pantai Kapo Kapo dan mereka merupakan satu garis keturunan. Penduduknya sangat ramah dan santun dalam menerima pengunjung yang datang. Penduduk disini membuka warung kecil yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, jadi pengunjung tidak usah khawatir kehausan ataupun perut terasa lapar, salah satu makanan yang terkenal di desa ini adalah Kalio Gurita yang dimasak oleh masyarakat setempat, menikmati Kalio Gurita sembari duduk ditepi pantai ditambah dengan hembusan angin sepoi – sepoi tentu akan membuat selera makan semakin bertambah. Selain kalio gurita juga ada Ikan Gulai Jantung Pisang, Sampadeh Ikan bawal, Udang serta Lokan.

Aktifitas yang bisa dilakukan di Pantai Kapo Kapo adalah dengan berkemah, menghabiskan malam dengan api unggun. Tenda, Api Unggun, taburan bintang dilangit membuat malam di Pulau ini begitu sempurna. keesokan harinya bisa memulai hari dengan berenang di sekitar pulau, Pasir Kuning yang halus ditepian pantai, ditambah jernihnya air semakin memperjelas keberadaan terumbu karang membuat tak sabar untuk segera mengambil peralatan snorkling dan segera menikmati keindahan terumbu karang besertan ikan-ikan kecil berwarna warni penghuni pantai Kapo-Kapo, cocok bagi yang hanya sekedar berendam atau snorkling.

Kalaupun tidak berkemah, pulau ini juga menyediakan fasilitas penyewaan rumah penduduk dengan kisaran harga sekitar seratus sampai dua ratus ribu rupiah permalamnya. Disamping itu, desa ini juga sudah ada Musholla untuk menunaikan kewajiban 5 waktu bagi umat muslim.

Kapo kapo di kawasan mandeh sebenarnya bukanlah nama sebuah pulau. Melainkan sebuah desa di ujung Pulau Cubadak. Ketika Laut mengalami pasang naik yang tinggi barulah wilayah ini menjadi seakan terpisah dari pulau Cubadak dan menyerupai pulau. Kapo kapo sangat digemari oleh Peselancar pemula, karena terdapat pantai yang lebar dan ombak yang lumayan besar. Didesa ini terdapat hutan bakau yang cukup luas dan rimbun.

 

 

About the Author

Leave a Reply

*