Search
Reservasi & Bantuan +62 811 6602 898 - +62 812 6602 898

Museum Tan Malaka

Museum Tan Malaka

Museum Tan Malaka

Museum Tan Malaka atau Rumah Tua Tan Malaka merupakan bangunan Rumah Gadang dengan atap seng dan dinding kayu. Dibangun pada tahun 1936 dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 11 m dengan atap bergonjong lima. Rumah tua ini merupakan rumah kelahiran tokoh sejarah, pahlawan nasional, pahlawan kemerdekaan Indonesia yaitu “Tan Malaka”

Tan Malaka atau Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka (lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, 2 Juni 1897 – meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun) adalah seorang pembela kemerdekaan Indonesia dan merupakan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.

Jauh sebelum kemerdekaan RI diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta tanggal 17 Agustus 1945, Tan Malaka telah menggagas dan penganjur kemerdekaan Indonesia dalam bentuk Republik sesuai dengan tulisannya “Naar De Republik Indonesia” di tahun 1925. Tan Malaka yang nama kecilnya Ibrahim Datuk Tan Malaka adalah Pahlawan Nasional Pejuang Kemerdekaan, ia tidak hanya berpikir dan berkata-kata menyebarkan semangat perjuangan, tapi juga mengangkat senjata siap mengorbankan segalanya termasuk jiwa raga.

Untuk menghargai jasa-jasa kepada bangsa dan negara RI, maka pada tanggal 21 Februari 2008 rumah tua Tan Malaka diresmikan menjadi museum Tan Malaka oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Disamping itu, pihak keluarga dan panitia akan mendirikan monumen Tan Malaka di Payakumbuh dan Pusat Studi Pelatihan dan Pendidikan yang dinamakan “Tan Malaka Institutes” di Pandam Gadang tempat desa kelahirannya. Untuk ke lokasi rumah tua Tan Malaka, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat karena lokasi terletak di tepi jalan propinsi yang berjarak dari ibukota Propinsi Kelokasi sekitar 160 km.

About the Author

Leave a Reply

*