Search
Reservasi & Bantuan +62 811 6602 898 - +62 812 6602 898

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Sitti Nurbaya adalah jembatan yang membentang sepanjang 156 meter di atas sungai Batang Arau, Padang, Sumatera Barat. Jembatan ini menghubungkan pusat kota dengan Seberang Padang. Mengambil nama dari novel klasik Sitti Nurbaya karya Marah Rusli.

Jembatan Siti Nurbaya adalah akses menuju Gunung Padang, salah satu latar tempat Sitti Nurbaya. Dibangun sejak tahun 1995, pembangunan jembatan menghabiskan biaya Rp19,8 miliar dari anggaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dibantu oleh Asian Development Bank (ADB) dan Overseas Economic Cooperation Fund (OECF). Penggunaannya diresmikan pada pertengahan tahun 2002, ditandai dengan kehadiran pemeran drama televisi Sitti Nurbaya HIM Damsyik, Novia Kolopaking, dan Gusti Randa.

Pesona kawasan di sekitar Jembatan Siti Nurbaya adalah bangunan – bangunan tua zaman Belanda, Mulai dari Jalan Pondok, Niaga, Kelenteng hingga jalan Batang Arau di dekat jembatan merupakan kawasan kota tua Padang. Di kawasan ini wisattawan bisa melihat kelenteng dan masjid yang umurnya sudah sangat tua. Jika dilihat, akan ada banyak sekali kapal-kapal kayu maupun speedboat yang berjejer di Sungai Batang Arau, baik untuk keperluan menangkap ikan maupun untuk mengantarkan wisatawan ke lokasi diving.

Pada sore atau malam hari geliat aktivitas warga di Jembatan Siti Nurbaya ini begitu terasa. Jika siang hanya ada kendaraan yang lalu lalang, saat malam hari jembatan juga berfungsi sebagai tempat untuk bersantai dan nongkrong sambil mencicipi berbagai panganan yang dijual di sepanjang jembatan, seperti Sate Padang, pisang bakar, jagung bakar dan berbagai minuman.

Jembatan Siti Nurbaya semakin lengkap keindahannya di malam hari ketika lampu-lampu jembatan sudah mulai menyala. Jika diperhatikan, kombinasi lampu-lampu ini akan membentuk seperti Rumah Bagonjong atau Rumah Gadang yang merupakan rumah adat masyarakat Minangkabau. Tidak kalah menarik saat menyaksikan keindahan Jembatan Siti Nurbaya pada malam hari dari bawah jembatan. Kombinasi antara jembatan, lampu-lampu, puluhan bahkan ratusan speedboat dan Sungai Batang Arau menjadikannya sungguh mempesona. bagi para Photografer dianjurkan untuk hunting sunrise dilokasi Jembatan Siti Nurbaya sebelum jam 6:00 pagi hari, dan dikala sunrise keluar rasakan juga keindahan matahari pagi disela-sela bukit barisan diantara kota tua Padang.

 

 

About the Author

Leave a Reply

*