Search
Reservasi & Bantuan +62 811 6602 898 - +62 812 6602 898

Istano Basa Pagaruyung

Istano Basa Pagaruyung

Istano Basa Pagaruyung

Istano Basa yang lebih terkenal dengan nama Istano Basa Pagaruyung, adalah sebuah istana yang terletak di Kecamatan Tanjung Emas, Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Istana ini merupakan objek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.

Keindahan Istano Baso Pagaruyung tidak hanya memperlihatkan keindahan istana, tetapi juga lingkungan disekitarnya. Tidak ada salahnya jika Istana Baso Pagaruyung menjadi tujuan wisata anda.

Istana ini merupakan salah satu destinasi tujuan wisata yang sangat digemari. Bukan hanya pemandangannya yang indah tetapi kita dapat berwisata sekaligus menambah ilmu pengetahuan. Dan harga tiket masuknya yang terjangkau membuat Istano Basa Pagaruyuang adalah salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika bersinggah ke Sumatera Barat.

Istano Basa Pagaruyuang ini terletak ±40 Km dari Kota Bukittinggi, Istana yang telah menjadi replika kedua ini, menjadi objek yang pantas menjadi primadona Kota Batusangkar. Halaman yang luas menjadi spot foto yang keren dari tempat ini. Selain itu, penyewaan baju yang murah juga bisa dijadikan busana untuk berfoto bersama keluarga

Istana ini terdiri dari 3 lantai yang mana dalam istana ini terdapat museum yang berisikan perlengkapan dan perabotan raja, singgasana raja, perhiasan dan berbagai macam kain Kerajaan Pagaruyuang.

Sedikit sejarah, sebenarnya Istano Basa Pagaruyung yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replica dari yang asli. Sebelumnya kerusuhan pernah terjadi di tempat ini sehingga tempat ini runtuh pada tahun 1804. Akhirnya istana tersebut kemudian didirikan kembali, namun kembali terbakar pada tahun 1966. Akhirnya istana ini dibangun kembali pada tahun 1966 dan sudah bisa dikunjungi kembali pada tahun 1970–an. Proses pembangunan kembali Istano Basa dilakukan dengan peletakan tunggak tuo (tiang utama) pada 27 Desember 1976 oleh Gubernur Sumatera Barat waktu itu, Harun Zain. Bangunan baru ini tidak didirikan di tapak istana lama, tetapi di lokasi baru di sebelah selatannya. Pada akhir 1970-an, istana ini telah bisa dikunjungi oleh umum.

Pada tanggal 27 Februari 2007, Istano Basa Pagaruyung mengalami kebakaran hebat akibat petir yang menyambar di puncak istana, kejadian ini menyebabkan seluruh Istano Basa hangus terbakar. Dokumen, kain, serta hiasan hiasan istana juga ikut terbakar. Namun Harto Pusako kerajaan ini sendiri disimpan di Istano Silinduang Bulan yang letaknya ±2 Km dari Istano Basa Pagaruyung.

 

 

 

About the Author

Leave a Reply

*