Search
Reservasi & Bantuan +62 811 6602 898 - +62 812 6602 898

Air Terjun Batu Bulan

Air Terjun Batu Bulan

Air Terjun Batu Bulan

Air Terjun Batu Bulan – di Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Dinamakan Air Terjun Batu Bulan, (menurut masyarakat sekitar), pada kucuran airnya jatuh ke lubuk (kolam) berupa cekungan batu yang berbentuk seperti bulan. Air terjun Batu Bulan ini memiliki ketinggian 50 meter. Dibelakang air terjun ini terdapat cekungan seperti goa.

Hal unik di Air Terjun Batu Bulan terjun ini adalah aliran airnya yang jatuh ke lubuk ini tidak memiliki aliran air seperti sungai melainkan menghilang ke bawah lubuk.  Fenomena ini dikarenakan dibawah lubuk itu ada goa yang panjang yang langsung menyerap air tersebut.   Air yang jatuh dari air terjun Lubuk Batu Bulan ini dapat di jumpai lagi kira-kira satu kilometer kehilir, dimana air tersebut mengalir kesawah-sawah penduduk. Dengan demikian lubuk di air terjun Lubuk Batu Bulan ini tidak dapat digunakan untuk berenang.  Disini pengunjung hanya dapat mencuci muka dengan cara menampung gemercik air terjun yang jatuh dari sisi tebing batu.

Untuk menuju ke Air Terjun  Batu Bulan ini lumayan menantang, akses menuju kesana sebahagian cuma sanggup di raih memakai kendaraan roda dua, disarankan buat memanfaatkan motor trail bukan bebek lantaran medan yg dilalui cukup berat di mana mesti melintasi tanjakan yang pass terjal. Sisanya dengan berjalan kaki kurang lebih 3 jam an melintasi jalan setapak hutan & ladang masyarakat. Menuju lokasi Lubuak bulan juga akan disuguhkan pemandangan alam yang luar biasa. Melewati hutan belantara, daerah persawahan, ladang gambir dan sebagainya. Pertualangan akan lebih lengkap karena harus menyeberangi beberapa anak sungai didalam hutan itu. Ketangkasan dalam mengendarai motor dan berjalan kaki sangat dibutuhkan untuk bisa sampai di Lubuak Bulan.

Inilah Air Terjun Batu Bulan. Air terjun yang berkemungkinan muncul dari patahan bumi di tengah hutan belantara. Sungguh sebuah pemandangan yang eksotis dengan sedikit rasa yang purba. Di punggung tebing bagian dalam air terjun, terdapat gua yang terbentuk dari patahan lapisan bebatuan. Dari dalam gua tersebut dapat disaksikan air terjun mengucur seumpama selendang bidadari yang menjuntai ke bumi. Bila sampai di hadapan air terjun ini, percaya atau tidak, kita seperti ditawan perasaan untuk tidak meninggalkan tempat itu. Di bawah guanya yang sejuk, pengunjung bisa menghampar tikar atau mendirikan tenda, berkemping menghabiskan hari.

About the Author

Leave a Reply

*